Program Jaminan Kesehatan Amil LAZISMU

Program Jaminan Kesehatan Amil LAZISMU

Sebagai bagian dari komitmen LAZISMU untuk terus melakukan peningkatan layanan terhadap Muzaki, Mustahik dan Mitra lainnya, LAZISMU memberikan  jaminan kesehatan bagi Amil, khususnya kepada Amil LAZISMU Kantor Wilayah Lampung. Bekerjasama dengan Klinik Pratama Rawat Inap BiMU Medika Muhammadiyah Sukarame Kota Bandarlampung, LAZISMU menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) Program Jaminan Kesehatan Amil LAZISMU pada Jum’at (23/09/2022).

Program Jaminan Kesehatan ini meliputi layanan kesehatan dasar, rawat jalan dan rawat inap, dengan syarat dan ketentuan yang sudah disepakati kedua belah pihak. Amil merupakan garda depan pengelolaan dana Zakat, Infaq, Shadaqah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZISKA). Oleh karena itu, Program Jaminan Kesehatan Amil menjadi sangat penting dan merupakan salah satu syarat profesionalitas pengelolaan dana ZISKA oleh Lembaga Amil Zakat.

Manajer Area LAZISMU Wilayah Lampung, Banun Amariyah, S. Ag., berharap bahwa Program Jaminan Kesehatan Amil ini dapat menumbuhkan motivasi dan menambah semangat Amil dalam bekerja dan memberikan layanan prima bagi Muzaki, Mustahik dan Mitra LAZISMU lainnya.  “Layanan Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh Pengurus LAZISMU terhadap Amil-Amilnya”, lanjutnya.

Sementara itu, Dr. H. Wirman, M. M. Kes., selaku Dokter Penanggungjawab Klinik Pratama Rawat Inap BiMU Medika Muhammadiyah menyatakan kesanggupannya untuk memberikan layanan terbaiknya dalam mengimplementasikan kerjasama ini. “Kami akan memberikan layanan terbaik yang kami miliki kepada Amil LAZISMU yang datang berobat atau sekedar konsultasi kesehatan disini”, ujarnya.

Sinergi Program Eco-Smart School (ESS)

Sinergi Program Eco-Smart School (ESS)

Sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di daerah rawan bencana. Berdasarkan kalkulasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki potensi terdampak cuaca ekstrem. Secara umum, kejadian bencana yang sering terjadi di Indonesia adalah bencana hidrometeorologi, meliputi banjir, angin putting beliung, tanah longsor dan cuaca ekstrem. Akar masalah dari terjadinya bencana hidrometeorologi ini adalah isu lingkungan yang diakibatkan oleh ulah manusia, seperti penebangan pohon secara massif di hutan dan pencemaran sungai oleh limbah domestik. Oleh karena itu, diperlukan antisipasi dan penanganan serius oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta (kelompok/komunitas).

LAZISMU Wilayah Lampung bersama PW IPM Lampung dan MDMC Wilayah Lampung melaksanakan Soft Launching dan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) Sinergi Program Eco-Smart School (ESS) pada Ahad (18/09/2022).

Eco-Smart School (ESS) merupakan Gerakan sosial dibidang kebencanaan dan lingkungan hidup berbasis sekolah dan pesantren. Program ini memiliki tujuan mewujudkan sekolah/pesantren ramah lingkungan yang fokus gerakannya pada kesadaran dan kepekaan, serta perubahan tingkah laku terhadap lingkungan. Program ini diharapkan mampu menekan jumlah pengeluaran limbah sekolah/pesantren menjadi 0%. Tujuan akhir dari program ini adalah meminimalisir resiko bencana yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua PW IPM Lampung, Salman Rifki Saputra, Ketua MDMC  Wilayah Lampung, Ahsanal Huda, serta Manajer Area LAZISMU Wilayah Lampung, Banun Amariyah.

Menurut Salman Rifki Saputra, sebagai pilot project, program ini akan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran. Selanjutnya, akan dilaksanakan juga disekolah-sekolah lainnya. “Kita berharap program ini akan menjadi branding dan karaktersitik tersendiri bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di Provinsi Lampung”, jelas Salman.