LAZISMU LAMPUNG SALURKAN PROGRAM SUMUR WAKAF ANTISIPASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN MUSIM KEMARAU

LAZISMU LAMPUNG SALURKAN PROGRAM SUMUR WAKAF ANTISIPASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN MUSIM KEMARAU

LAZISMU LAMPUNG SALURKAN PROGRAM SUMUR WAKAF di TANJUNG JAYA KECAMATAN BANGUNREJO

Tanjung Jaya, Lampung Tengah – LAZISMU Lampung merespon kebutuhan air bersih di TPA Al Falah Muhammadiyah Tanjung Jaya, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah dengan menyalurkan program Sumur Wakaf. Pengeboran sumur wakaf ini dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2024 sebagai upaya antisipasi kebutuhan air bersih dan musim kemarau.

Kegiatan ini dihadiri oleh Nurholis, S.H.I., Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bangun Rejo, Aminudin, S.Pd., Kepala TPA Al Falah Muhammadiyah Tanjung Jaya, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Bangun Rejo dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Bangun Rejo.

TPA Al Falah Muhammadiyah Tanjung Jaya mengalami kekurangan air bersih. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki, terutama pada kebutuhan air. Air sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan harian pengasuh, santri, dan lingkungan sekitar TPA, seperti mandi dan cuci, berwudhu, dan lain sebagainya. Keterbatasan air ini semakin terasa saat musim kemarau, di mana sumur TPA yang ada sebelumnya tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan air.

LAZISMU Lampung hadir untuk membantu mengatasi permasalahan air bersih di TPA Al Falah dengan Program Sumur Wakaf. Program ini menyediakan sumur bor yang mampu memenuhi kebutuhan air bersih secara berkelanjutan.

LAZISMU LAMPUNG SALURKAN PROGRAM SUMUR WAKAF ANTISIPASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN MUSIM KEMARAU
Pengeboran sumur wakaf di TPA Al Falah berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama. Sumur bor mencapai kedalaman hingga 26 meter. Diperkirakan proses pengurasan hingga air menjadi jernih akan memakan waktu kurang lebih 6 hari.

Sumur Bor Wakaf LAZISMU memberi dampak yang besar bagi TPA Al Falah dan lingkungan sekitarnya. Keberadaan sumur ini akan membantu memenuhi kebutuhan air bersih untuk memenuhi kebutuhan harian pengasuh, santri, dan lingkungan sekitar, seperti mandi dan cuci, berwudhu, dan lain sebagainya. Selain itu, sumur ini juga akan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan pengasuh dan santri TPA Al Falah dan lingkungan sekitarnya.

 

LAZISMU LAMPUNG SALURKAN PROGRAM SUMUR WAKAF di TANJUNG JAYA KECAMATAN BANGUNREJO ANTISIPASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN MUSIM KEMARAU

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bangun Rejo, Nurholis, S.H.I., menyampaikan rasa terima kasih kepada LAZISMU Lampung atas bantuan sumur wakaf ini. “Sumur wakaf ini sangat bermanfaat bagi TPA Al Falah dan lingkungan sekitarnya. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga lebih banyak pondok pesantren yang dapat terbantu,” ujarnya.

Kepala TPA Al Falah Muhammadiyah Tanjung Jaya, Aminudin, S.Pd., juga menyampaikan apresiasinya kepada LAZISMU Lampung. “Alhamdulillah, dengan adanya sumur wakaf ini, kebutuhan air bersih di TPA Al Falah akan terpenuhi. Terima kasih kepada LAZISMU Lampung atas kepeduliannya,” tuturnya.

Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Bangun Rejo dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Bangun Rejo menyatakan manfaat yang luas bagi santri dan warga sekitar. “Sumur wakaf ini akan memberi manfaat yang luas terutama bagi santri TPA Al Falah dan warga sekitar TPA Al Falah,” ujar mereka.

Program Sumur Wakaf LAZISMU merupakan salah satu bentuk kepedulian LAZISMU terhadap pendidikan Islam. Dengan program ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

EDUTABMU BATCH II DIMONITOR DAN DIEVALUASI DI SD MUHAMMADIYAH 3 BANDAR LAMPUNG

EDUTABMU BATCH II DIMONITOR DAN DIEVALUASI DI SD MUHAMMADIYAH 3 BANDAR LAMPUNG

Bandar Lampung, 25/04/2024 – Monitoring dan evaluasi (monev) Program Edutabmu Batch II dilaksanakan di SD Muhammadiyah 3 Bandar Lampung pada hari Kamis, 25 April 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Mr. P. Ming Wong (Vice President of Government and Global Partnership at Enuma Inc), Mr. C.D Liang (Director, Development The Head Foundation), Dr. Drs, Kasiyarno, B.A., M.Hum (Wakil Ketua V Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah), Abdulah Mukti, S.Pd., M.Pd (Wakil Sekretaris I Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah), Muarawati Nur Malinda, M.P.A.(M) (Wakil Ketua Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian), guru-guru dari sekolah penerima program Edutabmu, Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, dan Lazismu Lampung.

Foto Istimewa : Tampak LazisMu Pusat dengan Murid SD Muhammadiyah 3 Bandar Lampung
Foto Istimewa : Tampak LazisMu Pusat dengan Murid SD Muhammadiyah 3 Bandar Lampung

Monev ini dilakukan untuk memantau dan mengevaluasi sejauh mana siswa penerima program Edutabmu di 16 sekolah yang tersebar di seluruh Lampung dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap pembelajaran bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan matematika melalui konteks game yang terdapat dalam aplikasi Enuma.

“Melalui Edutabmu, kami ingin meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil yang memiliki akses internet terbatas, dengan menggunakan aplikasi Enuma, siswa dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif, dan guru dapat memantau kemajuan belajar mereka secara real-time.” ujar Muarawati Nur Malinda, M.P.A.(M) selaku Wakil Ketua Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian LazisMu Pusat.

Hasil monev menunjukkan bahwa program Edutabmu telah memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran siswa. Para guru melaporkan bahwa siswa mereka lebih antusias untuk belajar dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap materi pelajaran.

“Kami sangat senang dengan hasil program Edutabmu sejauh ini, program ini telah membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami.” kata Evi Maryani, S.Pd selaku Kepala SD Muhammadiyah 3 Bandar Lampung.

Foto Istimewa : monev Program Edutabmu Batch II di SD Muhammadiyah 3 Bandar Lampung
Foto Istimewa : Monev Program Edutabmu Batch II di SD Muhammadiyah 3 Bandar Lampung

Monev ini juga mengidentifikasi beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program Edutabmu, seperti pembagian waktu dan masalah teknis. Kendala-kendala ini akan dibahas dan dicarikan solusinya agar program Edutabmu dapat berjalan lebih optimal di masa depan.

Kegiatan monev ini ditutup dengan foto bersama tamu dengan guru-guru dan siswa.