Pilar Ekonomi

PILAR EKONOMI

Pemberdayaan UMKM

Pemberdayaan UMKM, yaitu program pemberdayaan ekonomi melalui pemberian modal usaha dan pendampingan untuk penguatan usaha. Program ini didedikasikan LAZISMU untuk mengembangkan potensi ekonomi keluarga dan masyarakat untuk  meningkatkan produktivitas dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Sasaran program ini adalah pelaku UMKM, baik yang sudah mempunyai usaha maupun yang baru akan memulai usaha. 

Program Pemberdayaan UMKM LAZISMU bertujuan untuk  mendorong  terbentuknya UMKM yang profesional, inovatif  dan memiliki daya saing dalam dunia usaha. Selain itu, program ini bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan UMKM menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. 

Saat ini, LAZISMU Lampung memiliki 30 (tigapuluh) pelaku UMKM binaan yang tersebar di 9 (sembilan) Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Mereka menerima bantuan Program Pemberdayaan UMKM LAZISMU sebesar Rp. 2.500.000,-  per pelaku UMKM. 

Salah seorang penerima bantuan Program Pemberdayaan UMKM LAZISMU Lampung adalah seorang penyintas disabilitas (tuna netra) bernama Ngadino. Selain membuka warung kecil-kecilan dirumahnya di Kemiling, Bandar Lampung yang dijaga oleh istrinya, dia juga keliling komplek perumahan didekat rumah tinggalnya untuk menjajakan kerupuk dan rempeyek. Pandemi COVID-19 membuat pendapatannya turun dan modal dagangnya habis dimakan. “Bantuan modal yang diberikan oleh LAZISMU membantu kami untuk bangkit kembali. Kami bisa belanja untuk memulai usaha warung kami. Saya juga bisa dagang kerupuk keliling lagi”, ujar Ngadino senang. 

Semakin banyak donasi yang masuk untuk Program Pemberdayaan UMKM LAZISMU, akan semakin banyak keluarga dan masyarakat yang terbantu dalam pengembangan dan penguatan UMKM nya. Pada akhirnya, mereka juga akan menjadi Muzakki (orang yang berzakat) dan Munfiq (orang yang berinfaq). 

Ayo, dukung Program Pemberdayaan UMKM LAZISMU dengan cara klik tombol Donasi Sekarang di bawah ini.

Pemeberdayaan UMKM

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni). Dalam Hadits lain disebutkan, “Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya” (Muttafaq ‘Alaih)